Cerpen Bhs Indonesia dari Tiongkok : Tongkat Sihir Gading

Advertisements

Anak-anak biasanya menyukai sesuatu yang ajaib, seperti cerpen bhs Indonesia yang akan kami posting di hari ini. Biarkan si kecil berimajimasi dengan membaca cerita pendek bahasa Indonesia terbaik dari seluruh dunia yang pernah kami posting sebelumnya.

Sebagian besar dongeng yang ada di blog ini menggunakan bahasa Indonesia, namun ada juga yang menggunakan bahasa Inggris. Selamat mendongeng.

Cerpen Bhs Indonesia : Tongkat Sihir Gading Wang-su

Semua penduduk di kota Nanjing sedang kebingungan. Dari mana Wang-su mendapatkan makanan dan pakaian yang mewah? Padahal, setiap hari Wang-su hanya menghabiskan waktunya di sekitar rumahnya.

Rumahnya pun dikelilingi oleh tembok yang tinggi dan gerbangnya selalu dikunci.

Malam hari pun tiba. Wang-su hendak makan, namun meja makannya terlihat kosong. Tiba-tiba... wops! Ajaib! Makanan tersedia seketika.

Advertisements

Olala, rupanya Wang-su memiliki tongkat sihir. Karena kesaktian tongkat itu, Wang-su tidak perlu bersusah payah memasak. Cukup dengan mengayunkan tongkat, makanan sudah siap di depannya untuk disantapnya.

Malam makin larut. Kucing dan anjing Wang-su sudah terlelap tidur. Seorang perampok yang sedari tadi mengintai, segera masuk ke dalam rumah Wang-su, Perampok itu pun berhasil mengambil tongkat sihir milik Wang-su.

Saat Wang-su bangun, ia sungguh terkejut. Rumahnya sangat berantakan. Tentu yang pertama dicari Wang-su adalah tongkat sihir gadingnya. Betapa sedihnya Wang-su ketika mendapati tongkat miliknya hilang dicuri orang.

Wang-su kebingungan, apa yang harus dilakukannya sekarang. Jika tongkat itu tidak segera ditemukan, maka ia dan hewan peliharaannya akan mati kelaparan.

"Kita harus menemukan tongkat itu," ujar si anjing kepada si kucing.

"Benar, kita harus menangkap pencuri itu, dan mendapatkan kembali tongkat sihir Wang-su," sahut si kucing.

Advertisements

Sudah berbulan-bulan kucing dan anjing menyusuri kota, namun mereka tidak juga menemukan tongkat sihir itu. Tiba-tiba, si anjing mencium bau tongkat sihir milik Wang-su di salah satu perumahan dekat kota itu.

Mereka pun bergegas masuk ke dalam rumah tersebut. Terlihat perampok yang sedang mengenakan pakaian mewah. Anjing segera menggonggong marah dan melompat untuk menggapai tongkat itu. Kucing pun membantu anjing dengan mencakar wajah perampok itu.

"Ayo! Sekarang kita lari.” seru kucing begitu tongkat sihir berhasil mereka dapatkan.

Para penjaga berteriak dan berusaha mengejar anjing dan kucing. Tetapi, kedua hewan itu sudah bersembunyi di lorong-lorong sempit. Karena kelelahan, akhirnya mereka beristirahat sejenak.

Setelah berjam-jam beristirahat, anjing dan kucing melanjutkan perjalanan pulang. Tibalah anjing dan kucing di rumah Wangsu. Setelah mendapat tongkat ajaibnya kembali. Wang-su yang awalnya mengenakan pakaian compang-camping, seketika, mengubah dirinya. Taman rumah  Wangsu yang begitu lebat oleh rumput liar pun terlihat indah lagi.

Sebagai rasa terima kasih, Wang-su, mengayunkan tongkat ajaibnya di hadapan anjing dan kucing. Olala, alangkah gembiranya anjing dan kucing saat melihat makanan kesukaan mereka sudah tersedia di depan mereka. Mereka pun makan dengan lahap.

Cerpen Bhs Indonesia dari Tiongkok
Cerpen Bhs Indonesia dari Tiongkok

Pelajaran yang dapat diambil dari Cerpen Bhs Indonesia ini adalah jangan suka mencuri, ya! Anak yang suka mengambil barang milik orang lain, hidupnya tak akan bahagia.

Advertisements

Baca juga cerita pendek bahasa Indonesia terbaik kami lainnya yaitu:

author
dongeng cerita rakyat adalah orang tua yang sangat yakin bahwa dengan membacakan dongeng untuk anak akan membuat ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak semakin kuat. Sebagian besar dari isi blog ini kami terjemahkan dari cerita dongeng dunia dan sebagian lagi merupakan legenda yang ada di masyarakat Indonesia. Jika anda merasa dongeng anak atau cerita rakyat yang ada di blog kami melanggar hak cipta, mohon bantuan untuk mengisi form dan informasikan cerita anak mana yang melanggar tersebut. Akan kami hapus pada kesempatan pertama.