Kumpulan Cerita Fabel Cerita Binatang dari Inggris dan Afrika Selatan

Kumpulan Cerita Fabel Cerita Binatang dari Inggris dan Afrika Selatan cukup banyak yang menarik dan memiliki pesan moral yang sangat baik. Dua dongeng fabel yang kami posting ini merupakan contoh cerita hewan yang seru dan dapat dipetik pelajaran. Yuk kita ceritakan mala mini untuk si kecil sebelum mereka tidur.

Kumpulan Cerita Fabel Cerita Binatang : Burung Unta Dan Singa (Inggris)

Burung unta memiliki dua anak. Anak-anak itu memiliki bulu sama seperti Burung Unta. Burung unta sangat menyayangi anak-anaknya Kumpulan Cerita Fabel Cerita Binatang. Suatu hari, Burung Unta meninggalkan kedua anaknya di rumah. Ia ingin mencari makan untuk mereka.

"Kalian jaga diri baik-baik di rumah. Jika kalian ikut, itu terlalu berbahaya," ujar Burung Unta.

Anak-anaknya mengangguk mengerti. Burung Unta lalu pergi mencari makan. Hingga tengah hari, Burung Unta baru kembali ke rumahnya. Ia sangat kaget mendapati rumahnya kosong. Rumah juga sangat berantakan.

"Siapa yang mengambil anak-anakku?!" seru Burung Unta. Burung Unta menangis sejadi-jadinya. Olala... ia melihat jejak kaki singa. Ia lalu mengikuti jejak itu. Benar saja, jejaknya sampai di rumah singa.

Singa tampak sedang menjaga anak-anak Burung Unta. Burung Unta lalu meminta anak-anaknya dikembalikan.

"Tolong kembalikan anak-anakku," isak Burung Unta.

"Ini adalah anak-anakku," jawab Singa.

Kumpulan Cerita Fabel Cerita Binatang dari Inggris

"Bagaimana kau bisa menyebut mereka adalah anakmu? Sudah sangat jelas, mereka persis sepertiku. Tak ada satupun tanda yang mirip denganmu," ujar Burung Unta.

"Jika ini memang anakmu, kau tanya saja pada semua binatang di hutan ini. Jika ada yang mengatakan ini adalah anakmu, maka aku akan melepaskan mereka," kata Singa.

Burung Unta lalu mencari para binatang. Ia menceritakan apa yang terjadi. Namun, tak ada satupun binatang yang berani menghadap Singa. Meskipun mereka tahu bahwa itu memang anak Burung Unta, tetapi mereka sama sekali tak berani mengatakan itu.

"Tolong bantulah aku," pinta Burung Unta

Tak ada yang berani membantu Burung Unta. Hingga akhirnya Burung Unta bertemu dengan Musang. Musanglah yang akan membantu Burung Unta.

"Aku akan membantumu. Tapi, kau harus membuatkan terowongan bawah tanah yang panjang, yang bisa menembus keluar dari hutan ini," pinta Musang.

Burung Unta menerima tawaran itu. Kemudian ia pun mulai membuat terowongan itu. Berhari-hari lamanya. Memakan waktu dan tenaga. Namun, ia mengerjakannya dengan tekun dan pantang menyerah. Ia ingin anaknya kembali lagi padanya. Setelah beberapa lama, akhirnya terowongan itu pun selesai.

Beberapa binatang telah berkumpul. Singa akan bertanya kepada semua binatang. Siapa yang berhak menjadi ibu dari anak-anak itu. Semua binatang diam. Tak ada yang berani menjawab.

Tiba-tiba Musang maju ke hadapan Singa. Ia dengan berani mengatakan kebenarannya.

"Terang saja kedua anak ini adalah anak Burung Unta. Mereka memiliki sayap seperti Burung Unta. Sedangkan kau sama sekali tak memiliki sayap," cetus Musang.

Singa sangat marah mendengar perkataan Musang. Singa pun langsung mengejar Musang yang sudah lebih dulu berlari. Musang lari ke dalam terowongan. Terowongan itu tak diketahui oleh Singa sehingga Musang aman. Sementara Burung Unta langsung berlari menyelamatkan diri bersama anak-anaknya.

Pesan moral dari Kumpulan Cerita Fabel Cerita Binatang dari Inggris adalah katakanlah kebenaran meskipun pahit. Jangan sesekali mengatakan sebuah kebohongan.

Cerpen Binatang Singkat : Pemburu Dan Anak Cheetah (Afrika Selatan)

Ada seorang pemburu yang sangat alas. Setiap hari kerjanya hanya tidur. Ketika dirinya merasa lapar, barulah ia berburu. Jadi, ia lebih sering tidur daripada berburu.

Suatu ketika, pemburu melihat seekor cheetah yang sedang mengejar rusa. Cheetah itu tampak sangat gesit. Dalam waktu singkat, ia berhasil mendapatkan rusa tersebut. Tampak sangat mudah.

Cheetah membawa rusa itu ke rumahnya. Ia memberikan daging rusa itu kepada anak-anaknya yang masih kecil. Pemburu yang mengamati hal itu berguman,"Enak sekali menjadi anak cheetah. Ia tak perlu berburu untuk mendapatkan makanan. Ia hanya tidur di rumah, dan sudah ada yang menyiapkan makanan untuknya."

"Aha, aku punya ide cemerlang!" batin Pemburu. "Saat induk cheetah pergi nanti, akan aku curi ketiga anaknya. Saat mereka besar nanti, mereka akan berburu untukku. Jadi, aku tidak akan susah-susah mencari makan lagi. Tinggal menyuruh mereka saja."

Saat induk cheetah pergi, Pemburu itu lalu membawa ketiga anak cheetah. Ia langsung berlari menuju rumahnya. Olala... saat induk cheetah pulang, ia sangat kaget mengetahui anaknya sudah tak ada di rumah.

"Pasti pemburu yang menculik anakku," isak Induk Cheetah.

Induk Cheetah terus saja menangis. Hingga air matanya menimbulkan noda di pipinya. Mendengar tangisan itu, seorang kakek bijak menemui Induk Cheetah. Induk Cheetah lalu menceritakan semuanya.

"Pemburu itu telah melanggar adat. Dia tak boleh membawa cheetah seenaknya saja," seru Kakek.

Induk Cheetah terus menangis. Ia lalu meminta tolong kepada Kakek. Ia ingin ketiga anaknya kernbali padanya.

"Aku akan menemui kepala suku. Akan aku adukan hal ini padanya," ujar Kakek.

Kakek lalu menemui kepala suku. Kepala suku sangat marah mendengar hal itu. Memburu cheetah berarti melanggar adat.

"Akan aku usir pemburu itu dari desa ini," seru Kepala Suku.

dongeng hewan bergambar dari Afrika Selatan

Kepala Suku lalu pergi ke rumah pemburu itu. Benar saja, di sana ada tiga ekor anak cheetah. Pemburu itu menaruh ketiga anak cheetah tersebut di kandang. Kepala Suku lalu memarahi pemburu itu. Pemburu itu pun diusir keluar dari desa. Sementara itu, Kepala Suku mengembalikan ketiga anak cheetah kepada induknya.

"Terima kasih karena kalian mau membantuku," kata Induk Cheetah.

"Aku akan menghukum siapa pun yang melanggar adat suku kami," jawab Kepala Suku.

Sejak saat itulah wajah cheetah jadi bernoda. Itu karena dulu ia menangis saat kehilangan anaknya. Kini, noda itu masih tetap ada, mengingatkan siapa pun bahwa dulu pernah ada orang yang telah melanggar adat.

Pesan moral dari dongeng hewan bergambar dari Afrika Selatan adalah jangan menjadi pemalas. Sifat malas hanya akan membuat hidupmu merugi.

Jangan lupa untuk follow kami di facebook dan youtube dengan mengklik link dibawah ini yah.

https://www.facebook.com/dongengceritarakyat/

https://www.youtube.com/channel/UC_ay1jdDqXucE6Gk7FhVz5Q

author
dongeng cerita rakyat adalah orang tua yang sangat yakin bahwa dengan membacakan dongeng untuk anak akan membuat ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak semakin kuat. Sebagian besar dari isi blog ini kami terjemahkan dari cerita dongeng dunia dan sebagian lagi merupakan legenda yang ada di masyarakat Indonesia. Jika anda merasa dongeng anak atau cerita rakyat yang ada di blog kami melanggar hak cipta, mohon bantuan untuk mengisi form dan informasikan cerita anak mana yang melanggar tersebut. Akan kami hapus pada kesempatan pertama.