Kumpulan Dongeng Hewan Fabel Dunia Terbaru

1568 views

Kumpulan dongeng hewan yang kakak ceritakan malam hari ini pasti kalian suka. Selain dua dongeng hewan fable yang kakak ceritakan malam hari ini masih banyak sekali cerita dongeng hewal fabel dari seluruh dunia yang bisa kalian temukan di blog dongengceritarkyat.com ini,

Kumpulan Dongeng Hewan : Serigala Yang Menyamar

Kumpulan Cerita Anak Dari Yunani

Kumpulan Cerita Anak Dari Yunani

Suatu hari, pada awal musim semi. Seekor Kuda yang terlihat sedang asik memakan rumput di padang rumput. Ia sangat senang dapat makan dengan sangat kenyang. Namun, Kuda tidak menyadari. Ternyata, ia di awasi oleh seekor Serigala.

Serigala terus mengawasi gerak-gerik sang mangsa. Selama satu bulan lamanya ia tidak mendapatkan makanan yang lezat. Namun, badan sang Kuda sangat besar. Ia tidak dapat menangkap Kuda segampang itu. Ia pun mencari cara bagaimana menangkap Kuda yang besar dan terlihat sangat lezat tersebut. ia pun diam beberapa saat dan akhirnya mendapatkan ide.

‘’ Aku akan meghampiri sang Kuda dan berpura-pura menjadi dokter.’’ Katanya dalam hati senang karena telah mendapatkan ide.

Serigala, langsung mendekati sang Kuda dan berpura-pura baik.

‘’ Selamat pagi Tuan Kuda. Hari ini kau terlihat seperti kurang sehat. Tidak sengaja aku lewat padang rumput dan melihatmu. Kebetulan sku pun seorang dokter. Jika kau bersedia, bolehkah aku mengobatimu?’’ kata Serigala menyakinkan.

Sang Kuda hanya mengerutkan keningnya mendengarkan kata Serigala. Ia pun curiga Serigala akan melakukan hal yang jahat dan melukainya. Namun, Kuda tetap bersikap tenang dan pura-pura percaya dengan kata Serigala tersebut. ia pun ingin memberikan pelajaran kepada Serigala.

‘’ Kau memang benar Serigala. Sepertinya, aku memang kurang sehat hari ini. Aku merasaka sakit pada bagian kaki belakangku. Rasanya sakit sekali.’’ Kata Kuda pura-pura menahan sakit.

Serigala sangat senang. Ia merasa mendapatkan kesempatan emas. ia pun berencana akan menggigit kaki belakang Kuda yang terasa sakit tersebut.

‘’ Ya, Tuan Kuda. Aku mengerti, sekarang, angkatlah kaki belakangmu. Aku akan memeriksanya dan memberikan mu obat penahan rasa sakit.’’ Kata Serigala menyakinkan Kuda. Serigala sangat senang. Ia pun sangat tidak sabar untuk menyantap mangsanya yang lezat.

Serigala pun mendekati untuk memeriksa kaki Kuda yang sakit. Kuda pun segera membelakangi Serigala dan mengangkat kakinya. Namun, tiba Serigala dengan sangat keras dan kuat, ia menendang Serigala hingga terpental sangat jauh.

Serigala sangat terkejut dan menahan rasa sakitnya. Sementara sang Kuda meringkik dan ia kembali memakan rumput segar. Sejak hari itu, Serigala tidak pernah datang kembali. Serigala tidak pernah berani mendekati Kuda. Serigala, sejak saat itu memilih mangsa yang ukurannya lebih kecil darinya. Kuda pun dapat makan setiap saat tanpa gangguan dari Serigala.

Kumpulan Dongeng Hewan Fabel : Anjing kecil dengan bayangannya

Kumpulan Dongeng Hewan Fabel Anjing kecil

Kumpulan Dongeng Hewan Fabel Anjing kecil

Suatu hari, hiduplah keluarga Anjing, yang terdiri dari Ibu dan Anak. Mereka tinggal di sebuah bukit. Suatu hari, Anjing berlari melewati dan lembah, dan tibalah di sebuah sungai kecil. Namun, tiba-tiba ia sangat terkejut saat melihat kedalam air sungai tersebut.

Pada saat ia melihat ke dalam air. Ia melihat seekor Anjing kecil yang sangat mirip dengannya. Ia sama sekali tidak tahu kalau di sekitar sini ada Anjing sepertinya. Anjing kecil tersebut kebingungan melihat seekor Anjing yang sangat pandai berenang. Sedangkan dirinya sama sekali tidak bisa berenang.

Akhirnya, ia pun memutuskan untuk kembali ke rumahnya dan meceritakan kejadian di sungai kepada ibunya.

‘’ Ibu, Aku baru saja pergi ke lembah. Di sana terdapat sebuah sungai kecil. Dan aku sangat melihat seekor Anjing yang sangat pandai berenang.’’ Kata Anjing kecil mengadu kepada ibunya.

‘’ Mungkin kau bermimpi atau melihat bayanganmu sendiri di dalam air, anakku? Tanya sang ibu bingung mendengar cerita Anjing kecil anaknya.

‘’ Aku sama sekali idak bermimpi. Dan itu juga buka bayanganku bu. Itu benar-benar seekor Anjing kecil sama sepertiku yang sangat pandai berenang. Jika ibu tidak percaya, ayo ikuti aku untuk melihat Anjing kecil tersebut.’’ kata Anjing kecil sedikit kesal ibunya tidak percaya.

Sang ibu pun mengikuti anaknya. Mereka pun menuju lembah dan tidak lama kemudian. mereka tiba di sungai kecil tersebut.

‘’ Ibu, kita sangat beruntung sekali. Ia masih berada di sini.’’ Kata Anjing kecil senang menunjukkan kepada ibunya, ada seekor Anjing kecil yang mirip dengannya di dalam air.

‘’ Hahaha. Anakku, Anjing kecil itu adalah bayanganmu sendiri.’’ Kata sang ibu.

‘’ Tidak bu tidak! Mataku lebih bagus dari matanya.’’ Jawab Anjing kecil bersikeras. Lalu, sang ibu mendekati anaknya, dan berdiri tepat di sebalah Anjing kecil.

‘’ Aneh sekali bu. Ibunya pun datang. Aku tidak melihatnya sebelumnya. Bu, aku bingung. Mengapa mereka tinggal di dalam air?’’ Tanya Anjing kecil kebingungan.

‘’ Haha. Anakku, ibu dan anak Anjing itu adalah bayangan kita. Makanya mereka berdua sangat mirip dengan kita.’’ Kata sang Ibu.

Tiba-tiba, sang Ibu menjatuhkan batu kedalam air dan dalam sekejap bayangan mereka pun hilang.

‘’ Lihatlah anakku, itu hanya bayangan kita berdua.’’ Kata sang Ibu.

Anjing kecil hanya terdiam. Ia sangat kebingungan. Akhirnya, sang ibu mengajaknya untuk kembali kerumah. Di sepanjang jalan Anjing kecil terus berpikir.

‘’ Ternyata, banyak sekali hal belum aku mengerti tentang dunia ini.’’ Kata Anjing kecil dalam hati.

Anjing kecil pun mengikuti ibunya untuk pulang kerumah.

 

author
dongeng cerita rakyat adalah orang tua yang sangat yakin bahwa dengan membacakan dongeng untuk anak akan membuat ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak semakin kuat. Sebagian besar dari isi blog ini kami terjemahkan dari cerita dongeng dunia dan sebagian lagi merupakan legenda yang ada di masyarakat Indonesia. Jika anda merasa dongeng anak atau cerita rakyat yang ada di blog kami melanggar hak cipta, mohon bantuan untuk mengisi form dan informasikan cerita anak mana yang melanggar tersebut. Akan kami hapus pada kesempatan pertama.