Cerita Cerita Pendek Anak Dunia Terbaru

905 views

Jika dihitung semua kumpulan Cerita Cerita Pendek Anak Dunia yang kakak miliki saat ini mungkin berjumlah hampir 1000 cerita dongeng anak. Setengah dari itu sudah Kakak posting di blog ini. Kalian dapat membaca cerita dongeng anak yang berbeda-beda setiap hari di blog ini. Selamat membaca.

Cerita Cerita Pendek Anak Dunia Jerman : Landak Yang Kesepian

Di sebuah hutan yang rindang, hidup seekor anak landak yang merasa kesepian. Tidak ada yang mau berteman dengan landak karena takut tertusuk duri tajam yang ada di tubuhnya.

Setiap hari, kerjaan landak hanya melamun sendirian di tepi sungai. "Ah, andai saja semua duriku ini hilang, aku bisa bebas bermain dengan teman-temanku," keluh landak.

Ketika sedang asyik dengan lamunannya, muncul kura-kura. "Apa yang sedang kau lamunkan, Landak?" sapa Kura-kura.

"Jika kau mempunyai masalah, aku siap mendengarkannya," sambungnya. Kura-kura pun duduk di sebelah landak. Lalu, landak mulai menceritakan masalahnya.

"Kau tak perlu khawatir. Aku bersedia menjadi sahabatmu," kata kura-kura. Betapa girang hati landak. Kini, ia memiliki teman.

Suatu hari, katak berulang tahun. Semua diundang, termasuk landak. "Ayo, Landak. Kau harus datang ke pesta itu," bujuk kura-kura.

"Aku tidak mau. Teman-teman yang lain pasti akan menjauhiku karena takut tertusuk duri," kata landak sedih.

"Jangan khawatir, aku akan menemanimu," kata kura-kura.

Akhirnya landak pergi dengan kura-kura ke pesta katak. Pesta katak sangat meriah. Wangi aneka bunga tercium di setiap sudut ruangan. Kemudian, ada dua meja panjang diletakkan di sisi kiri dan kanan halaman. Di atasnya, tersedia aneka kue dan buah-buahan.

"Lihat! Di dekat meja ada satu tong sirup apel," kata landak. Lalu, landak dan kura-kura memberi ucapan selamat pada katak.

Setelah meniup lilin. Semua bertepuk tangan sambil bernyanyi lagu Selamat Ulang Tahun.

Cerita Cerita Pendek Anak Dunia

Pada saat berdansa, semua yang diundang menghindari landak.Mereka takut tertusuk duri.Akhirnya, kura-kuralah yang menemani landak berdansa.

Tiba-tiba, pesta yang mengasyikkan itu terhenti oleh sebuah teriakan, "Awas! Serigala jahat datang! Tolong, tolong!

Semua ketakutan. Mereka berlarian menyelamatkan diri. Karena tidak bisa berlari, kura-kura langsung memasukkan kepala dan kakinya ke tempurung rumahnya. Sementara, landak segera menggulung tubuhnya menjadi seperti bola.

Serigala jahat yang mengejar teman-teman landak, tidak melihat tubuh landak. Tiba-tiba, "Brukk. Aduhhh...," teriak serigala yang tersandung landak. la pun tertusuk duri tajam landak. Sambil menahan sakit, serigala Iari. Selamatlah, landak dan teman-temannya.

"Hore, hore, hidup landak," kata semua binatang. Landak tersipu malu karenanya.

"Maafkan aku, Landak. Sselama ini aku menjauhimu. Ternyata, duri tajammu itu telah menyeIamatkan kita semua," sesal semua binatang. Sejak saat itu, landak mendapat banyak teman dan tidak pernah kesepian lagi.

Pesan Moral dari Cerita Cerita Pendek Anak Jerman adalah jadilah sahabat yang baik dan jangan suka membenci orang lain karena penampilannya. Bisa saja suatu saat kamu membutuhkan pertolongannya

Kumpulan Dongeng Anak Anak Amerika Serikat : Tom Sawyer, Sang Petualang Kecil

Di Amerika, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Tom Sawyer. la sangat suka bertualang bersama 644dua dua sahabatnya, Becky dan Huck.

Suatu hari, Tom, Huck, dan Becky pergi piknik bersama-sama. Tetapi, Tom dan Becky tersesat di sebuah goa. Mereka tak tahu jalan pulang. Saat mereka kebingungan, tiba-tiba muncul asap membubung mengelilingi keduanya.

"Kyaaa! Tom, aku takut," teriak Becky sambil memeluk Tom.

"Psst, ada seseorang datang," bisik Tom sambil mengajak Becky bersembunyi.

Kumpulan Dongeng Anak Anak Amerika Serikat

Tiba-tiba, muncul sosok Indian Joe di depan Tom dan Becky. Kedua anak itu menahan napas karena terkejut.

Indian Joe adalah pelaku pembunuhan dokter yang disaksikan Tom dan Huck beberapa hari sebeIumnya. Indian Joe adalah buronan polisi.

"Waaaw! Ayo Iari!" kata Tom. Lalu, dengan cepat, Tom dan Becky berlari keluar gua.

"Hei, bocah nakal! Awas ya kalau aku berhasil menangkap kalian. Aku akan menguliti kalian," teriak Indian Joe sambil mengejar Tom dan Becky.

Hampir saja Tom dan Becky tertangkap. Untungnya Indian Joe tersandung sebuah batu.

Setelah keluar dari gua, Tom dan Becky segera menemui Huck dan mereka pergi ke kota. Di kota, mereka menuju kantor polisi dan menceritakan tentang Indian Joe yang membunuh dokter.

Tom, Becky, dan Huck juga menceritakan bahwa Indian Joe sekarang berada di dalam gua. Polisi segera mengikuti Tom, Becky, dan Huck menuju gua tempat Indian Joe berada.

Setibanya di gua itu, polisi segera menangkap Indian Joe. Indian Joe pun akhirnya mengakui kejahatannya. Kemudian, Tom, Huck, dan Becky disambut di kota sebagai pahlawan.

Sejak saat itu, kota menjadi aman karena selain pembunuh, Indian Joe adalah pencuri yang sudah lama meresahkan penduduk kota. Indian Joe ternyata suka menyembunyikan hasil curiannya di dalam gua itu. Itulah mengapa Tom dan Becky bertemu dengannya di dalam gua.

Pesan Moral dari Cerita Dongeng anak Tom Sawyer, Sang Petualang Kecil adalah jagalah selalu persahabatan yang baik dengan teman-temanmu dan jadilah anak pemberani. Lain, hati-hatilah saat kamu bermain di tempat yang berbahaya. Mintalah bantuan orang dewasa jika kamu mendapatkan masalah yang sulit dihadapi.

Temukan cerita anak terbaik dunia lainnya pada artikel kakak berikut ini Cerita Pendek Untuk Anak Terbaik Dari Rusia dan Kumpulan Cerita Pendek Untuk Anak dari Afrika Selatan.

author
dongeng cerita rakyat adalah orang tua yang sangat yakin bahwa dengan membacakan dongeng untuk anak akan membuat ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak semakin kuat. Sebagian besar dari isi blog ini kami terjemahkan dari cerita dongeng dunia dan sebagian lagi merupakan legenda yang ada di masyarakat Indonesia. Jika anda merasa dongeng anak atau cerita rakyat yang ada di blog kami melanggar hak cipta, mohon bantuan untuk mengisi form dan informasikan cerita anak mana yang melanggar tersebut. Akan kami hapus pada kesempatan pertama.