Contoh Cerpen Anak Anak (Dongeng Fabel Yunani Terpopuler)

Contoh cerpen anak anak yang kami posting hari ini diambil dari dongeng fabel Yunani terpopuler. Walaupun cukup terkenal masih banyak sekali dongeng cerita pendek anak yang jauh lebih seru di blog ini. Gunakan menu pencarian atau daftar isi untuk mendapatkan contoh dongeng terbaik lainnya.

Contoh Cerpen Anak Anak : Anjing Pemalas (Yunani)

Seorang pandai besi memiliki seekor anjing. Namun, anjing itu sangatlah malas. Setiap hari tuannya bekerja keras untuk mendapatkan uang. Tetapi, si anjing hanya tidur meringkuk di sudut rumah tuannya.

“Lebih baik aku tidur saja. Tuanku pasti akan memberikan makan untukku nanti,” pikir si anjing pemalas.

Seperti itulah setiap hari. Anjing itu kerjanya hanya tidur, tidur, dan tidur. Sungguh tak berguna sama sekali.

Contoh Cerpen Anak Anak

Suatu hari, pandai besi itu memperhatikan anjingnya. Ia berpikir, selama ini anjing yang dirawatnya tak pernah sekali pun membantunya.

Seharian si pandai besi itu bekerja keras. Keringat bercucuran. Terlihat wajahnya sangat kelelahan. Tetapi, anjing itu sama sekali tak merasa kasihan pada tuannya.

Suatu ketika, si Pandai Besi duduk beristirahat, hendak makan siang. Ia mengambil makanan yang sudah ia siapkan. Kemudian  anjingnya yang suka bermalas-malasan itu menghampiri tuannya dengan girang. Sebenarnya si Pandai Besi sangat jengkel. Saat tiba waktunya makan, anjing itu datang padanya. Tetapi saat pandai besi itu bekerja, ia hanya tidur meringkuk di sudut rumahnya.

“Ini tulang untukmu,” dengus si Pandai Besi.

Anjing itu sangat senang menerima tulang itu. Ia sama sekali tak memikirkan perasaan si Pandai Besi. Harusnya anjing itu bisa membantu, tetapi ia terlalu malas untuk itu.

“Kau ini malas sekali. Aku menyesal telah merawatmu,” ujar si Pandai Besi.

Anjing itu hanya diam. Usai makan, ia kembali lagi ke tempat semula ia tidur. Sungguh kesal hati si Pandai Besi.

“Esok aku tidak akan memberimu makan jika kau terus-terusan malas,” ucap si Pandai Besi. Si Pandai Besi pun kembali bekerja, sementara anjingnya yang malas itu kembali meringkuk dan tidur di sudut rumah. Si anjing pemalas sama sekali tak menghiraukan ucapan si Pandai Besi. Si Pandai Besi selalu berkata seperti itu, jadi bagi si anjing, itu semua hanya gertakan saja.

Pesan moral dari Contoh Cerpen Anak Anak : Anjing Pemalas (Yunani) adalah sifat malas akan membuat seseorang merugi bahkan tak disukai oleh orang lain.

Contoh Cerita Pendek Singkat : Ide Cemerlang Yunani

Malam ini kelompok tikus membuat perkumpulan. Mereka sedang membahas tentang kucing. Selama ini yang mereka takuti memang kucing.

Tikus-tikus itu tinggal di salah satu rumah manusia. Untuk bertemu, mereka harus menghadapi bahaya kucing. Mereka selalu diburu. Hal itu membuat semua tikus geram.

“Bagaimana agar kucing-kucing itu berhenti mengejar kita?” tanya salah satu tikus.

Beberapa tikus mulai berpikir. Rasanya untuk membuat kucing berhenti mengejar mereka sungguh tak mungkin. Kecuali jika mereka meninggalkan rumah itu jauh-jauh. Tapi, para tikus tak mau pergi dari rumah itu. Di mana lagi tempat yang nyaman selain rumah tersebut.

“Kalau meninggalkan rumah ini, justru kita akan menghadapi lebih banyak bahaya,” ucap Tikus Tua.

“Ya, malah bahayanya melebihi kucing di sini,” balas tikus lainnya.

Salah satu tikus terlihat termenung, sepertinya ia memiliki ide yang bagus. “Kalau begitu, bagaimana kalau kita menghindar saja dari kucing itu?” ucapnya, tiba-tiba.

“Bagaimana caranya?” tanya Tikus Tua.

Contoh Cerita Pendek Singkat Yunani

“Kita harus tahu apakah kucing itu ada di dekat kita atau tidak. Misalnya dengan menaruh lonceng di leher kucing itu,” jawabnya tenang.

“Itu ide yang cemerlang! Kalau di leher kucing ada loncengnya, kita akan tahu dari bunyi lonceng itu, apakah kucing itu ada di dekat kita atau tidak.” timpal tikus lainnya.

“Wah, keren sekali idemu.” sahut tikus lain.

Semua tikus setuju dengan ide itu. Namun mereka tak berpikir, siapa tikus yang akan meletakkan lonceng itu ke leher kucing.

“Lalu apakah kau yang akan menaruh loncengnya?” tanya Tikus Tua.

Kucing itu tersenyum pahit. Tentu saja, ia tak mau menjadi santapan kucing yang ganas. Ia menggeleng pelan. Teman-teman tikus lain pun tak ada yang mau melakukan hal itu. Mereka memang setuju dengan ide tersebut, namun itu terlalu membahayakan jiwa mereka.

“Tak ada yang mau memasang lonceng ini, jadi percuma saja ide cemerlangmu,” ucap salah satu tikus.

Akhirnya ide yang dianggap cemerlang itu tak dilaksanakan juga. Sampai sekarang, kucing terus memburu dan mengintai tikus.

Pesan moral dari cerpen dongeng anak bergambar : Ide Cemerlang Yunani adalah pikirlah matang-matang sebelum memutuskan sesuatu. Ide yang dianggap cemerlang pun, jika tak dilakukan, maka tak ada gunanya.

Jangan lupa untuk follow kami di facebook dan youtube dengan mengklik link dibawah ini yah.

https://www.facebook.com/dongengceritarakyat/