Kumpulan Dongeng Nusantara : Cerita Hewan Kambing tua yang Cerdik

Fabel kambing tua yang cerdik kami masukan kedalam kumpulan dongeng nusantara. Hal ini karena cerita fabel ini sudah sangat populer di masyarakat Indonesia. Selain ceritanya yang sederhana sehingga mudah dicerna anak-anak, fabel ini memiliki pesan moral yang baik untuk diambil hikmahnya. Selamat membaca dan selamat mendongeng.

Kumpulan Dongeng Nusantara : Cerita Hewan Kambing tua yang Cerdik

 

Alkisah, sebuah desa sedang dicekam rasa takut karena seekor singa turun dari gunung dan memakan hewan-hewan ternak di sana. Tidak hanya manusia yang merasa takut, para hewan ternak pun begitu. Sudah cukup banyak hewan ternak yang dimangsa oleh singa. Dan masih tidak tampak tanda-tanda bahwa singa telah puas dan akan kembali ke hutan di atas 'gunung. Ia masih suka berkeliaran di pelosok desa.

Suatu hari, hewan-hewan ternak berkumpul untuk membicarakan masalah itu. Dalam pertemuan itu, seekor kambing tua angkat bicara, "Kita harus menghentikan singa! Dan kebetulan aku punya rencana untuk mengusir singa dari desa yang indah ini."

Sontak seluruh peserta rapat jadi begitu bersemangat setelah mendengar ucapan kambing tua. Mereka bertanya-tanya tentang rencana dan strategi apa yang dipunya oleh si kambing tua untuk mengusir singa. Mereka sungguh penasaran, sebab mereka tahu bahwa kambing tidak akan bisa menang melawan singa, apalagi jika kambing itu sudah tua.

Namun, kambing tua begitu percaya diri dengan rencananya. "Yakinlah, aku pasti bisa mengusir singa!" ujar kambing tua kepada para hewan ternak lain. Meski ada yang ragu, namun banyak juga hewan ternak yang percaya bahwa kambing tua pasti bisa menaklukkan tantangan itu. Ini karena memang si kambing tua terkenal cerdas dan bijak. Sudah banyak permasalahan yang bisa diselesaikannya dengan baik dan cemerlang.

Kambing tua berbaring di bawah pohon besar di dekat gua. Jenggotnya yang sudah memutih menjuntai ke tanah. Ia sedang menanti singa. Ia tahu bahwa singa sering melewati tempat itu.

Benar saja, tidak lama kemudian datanglah singa dengan aumannya yang cukup keras. Seketika kambing tua merasa gentar.

"Bagaimana kalau nanti rencanaku gagal dan singa memangsaku?" batin kambing tua, khawatir. Namun, ia segera menepis kekhawatirannya itu. "Aku pasti bisa melakukannya!" seru kambing tua di dalam hati.

"Akhirnya datang juga," kata kambing tua kepada singa.

"Apa maksudmu?" tanya singa terheran-heran.

 

kumpulan dongeng nusantara fabel

kumpulan dongeng nusantara fabel

 

"Ya, aku sudah lama menunggumu," jawab kambing tua dengan penuh wibawa. Jenggotnya yang panjang tampak menambah kesan dirinya yang begitu terhormat. "Aku telah lama berbaring di sini. Aku sudah melahap 100 gajah, 100 serigala, 100 harimau, dan 99 singa. Aku ingin makan satu singa lagi sehingga total jumlah singa yang kumakan genap seratus."

Kambing tua mulai berdiri dan memasang posisi seperti hendak memangsa singa. Singa lantas berpikir, "Hewan ini sangat mirip kambing. Tapi, ia tidak berbicara seperti kambing yang selama ini kukenal. Aku rasa binatang ini telah dirasuki oleh roh jahat. Sebaiknya aku segera pergi dari sini sebelum riwayatku tamat."

"Jangan... Aku mohon jangan makan aku!" seru singa kepada kambing tua. Ia tampak ketakutan dan mundur selangkah demi selangkah, ekstra hati-hati. Namun, kambing terus mendekatinya. Berjalan pelan dengan penuh wibawa, seolah-olah ia merupakan hewan yang sangat berkuasa.

"Apakah kau akan kembali ke desa ini?" tanya kambing sambil terus mendekati singa perlahan-lahan.

"Tidak," jawab singa sambil terus berjalan mundur, menghindari kambing tua yang berusaha mendekat.

"Apakah aku akan melihatmu lagi di sini?" kambing tua mendesaknya sambil menakutnakutinya.

"Tidak... tidak...," sahut singa, semakin ketakutan. "Aku tidak akan berkeliaran lagi di sekitar sini!" serunya, lalu Ia terbirit-birit ke dalam hutan. Ia begitu ketakutan sehingga tidak bisa berpikir dengan jernih.

Para hewan ternak yang mengetahui kejadian itu sontak bersorak-sorai. Mereka tidak perlu ketakutan lagi karena ancaman singa. Dan memang sejak saat itu singa tidak pernah lagi datang ke desa. Ia tidak mau dimakan oleh si kambing tua, meskipun hal tersebut sangat tidak mungkin terjadi.

"Terima kasih kambing tua," ujar para hewan ternak.

"Kecerdikan dan keberanianmu telah menyelamatkan kita semua."

 

Hikmah yang dapat diambil dari kumpulan dongeng nusantara adalah kisah di atas menunjukkan betapa akal pikiran dan keberanian mampu menjadi jawaban atas segala masalah yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

author
dongeng cerita rakyat adalah orang tua yang sangat yakin bahwa dengan membacakan dongeng untuk anak akan membuat ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak semakin kuat. Sebagian besar dari isi blog ini kami terjemahkan dari cerita dongeng dunia dan sebagian lagi merupakan legenda yang ada di masyarakat Indonesia. Jika anda merasa dongeng anak atau cerita rakyat yang ada di blog kami melanggar hak cipta, mohon bantuan untuk mengisi form dan informasikan cerita anak mana yang melanggar tersebut. Akan kami hapus pada kesempatan pertama.