Dongeng Cerpen Anak Anak Terbaik dari Korea Selatan

Dua seri cerpen anak anak kali ini akan bersambung ke posting kami selanjutnya. Dua dongeng cerita pendek untuk anak ini sangat terkenal di Korea Selatan. Kami yakin teman-teman semua pasti akan suka dengan dongeng pendek yang akan kami posting ini.

Cerpen Anak Anak : Benda Warisan (Korea)

Di sebuah rumah di ujung desa, hiduplah seorang perempuan yang sudah tua. Ia memiliki tiga putra. Saat ini perempuan itu sering sakit. Merasa hidupnya hampir usai, ia pun memanggil ketiga putranya untuk menghadapnya.

"Anakku, sepertinya Ibu tidak akan bisa hidup lama lagi. Sebelum Ibu meninggal, Ibu akan memberikan warisan kepada kalian," ucap perempuan tua itu.

Perempuan itu lalu mengeluarkan tiga benda miliknya. Benda pertama adalah sebuah batu, benda kedua adalah seruling, dan benda ketiga adalah baju kumal.

"Apakah ini yang kau sebut warisan, Ibu? Ini hanya benda-benda yang tak ada harganya," ucap si Sulung.

Dongeng Cerpen Anak Anak Terbaik dari Korea Selatan

Dongeng Cerpen Anak Anak Terbaik dari Korea Selatan

"Benar Ibu, apa yang bisa kami lakukan dengan benda-benda ini? Sungguh benda yang tak berguna," dengus anak kedua.

Sementara si Bungsu hanya memperhatikan, Ia tak mau memperdebatkan benda-benda Baginya, ibunya lebih penting daripada "Ini adalah benda-benda ajaib. Batu ini, jika digelindingkan, maka akan mengeluarkan banyak emas," ucap ibunya.

Perempuan itu lalu menggelindingkan batu itu. Olala... tiba-tiba muncul beberapa keping emas. Si Sulung langsung meminta batu itu.

"Lalu apa kegunaan seruling ini, Bu?"tanya anak kedua.

"Seruling ini, jika kau tiup, maka akan muncul prajurit-prajurit kecil. Kau bisa menyuruh prajurit itu untuk melakukan apa saja," balas ibunya.

Anak kedua mencoba meniup seruling itu. Kemudian muncullah prajurit-prajurit kecil yang siap diperintah apa pun. Anak kedua sangat senang mendapat seruling itu. Si Bungsu masih tetap diam. Ibunya lalu memanggilnya untuk mendekat.

"Baju kumal ini untukmu. Dengan memakai baju ini, kau tidak akan terlihat oleh siapa pun," ucap ibunya.

Si Bungsu menerima baju itu. Setelah menyerahkan warisan tersebut kepada ketiga anaknya perempuan tua itu pun meninggal.

Alangkah sedihnya ketiga putranya itu. Kini, mereka harus hidup tanpa sang ibu, dengan warisan yang diberikan oleh beliau.

Pesan moral dari Cerpen Anak Anak : Benda Warisan (Korea) adalah kasih sayang orangtua adalah harta yang paling berharga.

Dongeng Cerita Pendek Anak-Anak :  Si Sulung Dengan Batu Ajaib (Korea)

Putra sulung mendapatkan sebuah batu ajaib, putra kedua mendapatkan seruling yang bisa memanggil prajurit, dan si bungsu mendapatkan baju kumal yang bisa membuatnya tidak terlihat.

Si Sulung sangat senang mendapatkan batu ajaib itu. Hanya dengan menggelindingkan batu itu, ia bisa mendapatkan banyak emas. Sulung pun hidup berkecukupan. Ia bisa membangun rumah mewah dan memiliki banyak makanan.

Namun, si Sulung sangatlah sombong. Ia sering kali memamerkan batu ajaibnya kepada orang lain. Banyak penduduk yang takjub melihat batu ajaib itu.

"Aku tak perlu bekerja.Tinggal menggelindingkan batu ajaib ini, maka akan keluar banyak emas," seru si Sulung dengan sombongnya.

Penduduk yang melihatnya hanya bisa iri dengan batu ajaib itu. Hingga suatu hari, kehebatan batu ajaib itu terdengar sampai ke telinga seorang putri kerajaan. Ia adalah putri yang tamak. Ia menyuruh prajurit untuk mengundang si Sulung ke istana. Ia ingin melihat kehebatan batu ajaib itu. Si Sulung pun dengan bangga mengikuti prajurit itu.

"Apa benar berita yang aku dengar selama ini? Coba kau tunjukkan kehebatan batu yang kau miliki," pinta sang Putri.

Si Sulung langsung mengeluarkan batu ajaibnya. Ia menggelindingkannya ke arah Putri. Benar saja, beberapa detik kemudian muncullah kepingan-kepingan emas. Sang Putri sangat takjub melihatnya. Tanpa banyak bicara, ia merampas batu ajaib itu.

"Sekarang batu ini menjadi milikku. Aku bisa semakin kaya dengan batu ini," ujar Putri,

"Tapi batu itu milikku.” seru si Sulung.

Putri tak mendengarkan seruan si Sulung. Ia memerintahkan para prajurit untuk menangkap si Sulung dan memasukkannya ke dalam penjara. Oh, malang sekali nasib si Sulung. Itu karena ia suka memamerkan harta yang ia miliki.

Pesan moral dari Dongeng Cerita Pendek Anak-Anak :  Si Sulung Dengan Batu Ajaib (Korea)  adalah jangan suka pamer dengan apa yang kita miliki. Semua itu hanya titipan Tuhan

 

author
dongeng cerita rakyat adalah orang tua yang sangat yakin bahwa dengan membacakan dongeng untuk anak akan membuat ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak semakin kuat. Sebagian besar dari isi blog ini kami terjemahkan dari cerita dongeng dunia dan sebagian lagi merupakan legenda yang ada di masyarakat Indonesia. Jika anda merasa dongeng anak atau cerita rakyat yang ada di blog kami melanggar hak cipta, mohon bantuan untuk mengisi form dan informasikan cerita anak mana yang melanggar tersebut. Akan kami hapus pada kesempatan pertama.