Cerita Dongeng Untuk Anak dari Nepal dan India

985 views

Hai adik-adik semua kembali kakak akan memposting satu cerita dongeng untuk anak dari koleksi yang kakak miliki. Kali ini kakak akan bercerita dua dongeng yang berasal dari Nepal dan India. Kedua dongeng ini memiliki pesan moral yang sangat baik untuk kita ambil hikmahnya. Yuk kita baca bersama.

Cerita Dongeng Untuk Anak : Mimpi Burung Hantu (Nepal)

Di sebuah hutan di Nepal, seekor burung hantu bersarang di dahan sebuah pohon yang rindang. Jika malam tiba, ada seekor gajah yang selalu beristirahat di bawah pohon tempat burung hantu bersarang. Karena seringnya burung hantu dan gajah bertemu, akhirnya mereka menjadi sahabat.

Cerita Dongeng Pendek India

Suatu malam, saat gajah sedang mencari makanan, ia bertemu dengan sekelompok setan hutan. Melihat gajah, raja setan langsung berteriak, "Itu dia! ltu dia!"

"Siapa dia itu, Rajaku?" tanya setan lain.

"Malam kemarin, aku bermimpi memakan seekor gajah. Gajah dalam mimpiku mirip sekali dengan gajah itu. Tangkap dia dan aku akan memakannya agar mimpiku menjadi kenyataan," kata raja setan.

Para setan lalu menangkap gajah yang sangat ketakutan. Karena takutnya, gajah sama sekali tidak melakukan perlawanan. Lututnya lemas dan badannya mulai jatuh di tanah. la sangat ketakutan.

Tiba-tiba, burung hantu muncul dan langsung hinggap di kepala gajah sambil berteriak, "Itu dia! ltu dial"

Raja setan diam melihat aksi burung hantu."Apa maksudmu, Burung Hantu?" tanya raja setan.

"Sang Ratu, malam tadi aku bermimpi menikahinya. Tolong nikahkan aku dengannya agar mimpiku menjadi kenyataan," kata burung hantu.

"Aku tidak mau menikah dengan seekor burung hantu," protes ratu setan yang berdiri di samping raja setan.

"Tidak ada yang memaksamu menikah dengan burung hantu, Sayangku. Tenang saja," kata raja setan yang sangat takut pada istrinya itu.

"Mimpi itu tidak perlu dianggap serius. Contohnya gajah ini, aku bermimpi memakannya. Tapi, aku justru melepaskannya sekarang," kata raja setan sambil melepaskan gajah.

Gajah akhirnya pergi dan selamat dari ancaman raja setan. la sangat berterima kasih kepada sahabatnya si burung hantu. Berkat kecerdikan burung hantu, nyawanya selamat. Sejak saat itu, burung hantu dan gajah selalu menjadi sahabat yang saling tolong-menolong.

Pesan Moral dari Cerita Dongeng Untuk Anak : Mimpi Burung Hantu (Nepal) adalah Sesama teman harus saling tolong. Gunakan akalmu untuk keluar dari masalah. Jangan gunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah. Orang yang menyelesaikan masalah dengan kekerasan hanyalah orang yang bodoh.

Cerita Dongeng Pendek India : Kita Semua Saling Membutuhkan

Di sebuah hutan yang lebat, bangsa pohon sedang berdiskusi. Mereka membahas perilaku bangsa binatang yang selalu merugikan mereka.

"Para binatang itu datang dan beristirahat di bawah bayangan kita. Lalu, mereka pergi setelah membuat pohon-pohon berantakan. Kadangkala, bau mereka sangat menyengat dan mengganggu," kata sebuah pohon.

"Mereka tidak peduli pada nasib kita karena kita selalu diam. Aku sudah muak. Aku sudah memutuskan akan mengusir binatang yang datang dan berteduh di bawahku," kata pohon muda.

“Menurutku itu bukan hal yang bijaksana untuk dilakukan. Para binatang memang sangat mengganggu, aku setuju itu. Tapi, keberadaan mereka itu ada gunanya juga. Kita semua saling membutuhkan. Binatang membutuhkan pohon dan sebaIiknya, pohon juga butuh binatang...," kata pohon tua.

"Maaf, aku potong," kata pohon muda.

"Aku menghormati pendapatmu. Tapi, dalam masalah ini aku tidak akan mendengarkan pendapat siapa pun. Aku tetap tidak akan membiarkan binatang mendatangiku," Ianjutnya.

Esoknya, pohon muda benar-benar melakukan ucapannya. Saat seekor macan kumbang mendatanginya, ia menggerak-gerakkan badannya dengan keras sampai-sampai macan kumbang lari ketakutan.

Begitu juga saat binatang lain mendekatinya, ia langsung mengusirnya dengan kasar. Akhirnya, lama-lama tidak ada binatang yang mau mendekati pohon muda. Pohon muda menjadi pahlawan di antara bangsa pohon.

Pohon muda menikmati dengan bangga penghormatan yang diberikan pohon-pohon lainnya. "Karena aku, para binatang itu kini tidak lagi mengganggu kita," kata pohon muda sombong.

Namun pada suatu hari, seorang penebang pohon mendatangi mereka. Semua pohon terkejut dan ketakutan. Jika penebang itu menebang pohon, matilah mereka.

"Manusia! Mengapa mereka datang kemari? Sebelumnya mereka tidak pernah datang kemari," seru pohon muda.

Cerita Dongeng Untuk Anak dari Nepal

"Sebelumnya mereka tidak pernah datang kemari karena takut pada binatang buas yang berteduh di sini," kata pohon tua.

"Sekarang, karena macan kumbang tidak lagi datang ke sini, para penebang itu berani datang kemari," lanjut pohon tua.

"Bukankah sudah kubitang, kita semua saling membutuhkan. Kita butuh binatang dan binatang butuh kita," katanya kembati.

Pohon muda mulai menggigil ketakutan. Akhirnya, pohon muda menjadi pohon pertama yang ditebang oleh manusia.

Pesan Moral dari cerita dongeng binatang : Kita Semua Saling Membutuhkan adalah Kita hidup saling membutuhkan. Jadi kita semua tidak bisa hidup sendiri. Jadi, jangan pernah merasa egois. Sebab, kamu sendiri yang nanti akan malu saat membutuhkan bantuan orang lain.

Temukan kumpulan cerita dongeng untuk anak-anak terbaik yang kakak miliki salah satunya dengan membaca artikel berikut ini kumpulan dongeng anak dan dongeng anak bergambar

Simpan

author

dongeng cerita rakyat adalah orang tua yang sangat yakin bahwa dengan membacakan dongeng untuk anak akan membuat ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak semakin kuat. Sebagian besar dari isi blog ini kami terjemahkan dari cerita dongeng dunia dan sebagian lagi merupakan legenda yang ada di masyarakat Indonesia. Jika anda merasa dongeng anak atau cerita rakyat yang ada di blog kami melanggar hak cipta, mohon bantuan untuk mengisi form dan informasikan cerita anak mana yang melanggar tersebut. Akan kami hapus pada kesempatan pertama.