Cerita Dongeng Anak : Gagak Yang Cerdik dan Kendi Berisi Air

Cerita Dongeng Anak : Gagak Yang Cerdik dan Kendi Berisi Air

Dalam Cerita Dongeng Anak kali ini akan menceritakan seekor burung Gagak. Yaitu tentang burung Gagak Yang Cerdik dan Kendi Berisi Air.

Dari kejauhan, gagak melihat sebuah taman yang tampak subur. "Sepertinya taman itu dirawat dengan baik. Tanamannya pasti rajin disiram sehingga tumbuh subur," batin gagak. "Aku akan coba ke sana, barangkali ada tetes-tetes air yang bisa aku minum."

Sesampainya di sana, gagak langsung menelusuri dedaunan di atas pohon, berharap bisa mendapatkan tetes-tetes air. Namun, gagak gagal mendapatkannya. Daun-daun pohon itu kering. Tidak ada satu pun tetes air yang tertinggal, sudah menguap karena sinar matahari yang begitu terik. Gagak mendesah kecewa, lalu bersiap pergi dari sana.

Baru saja terbang beberapa meter, gagak melihat sebuah kendi di taman itu. Ia membalikkan arah dan kemudian terbang mendekati kendi tersebut.

Cerita Dongeng Anak : Gagak Yang Cerdik dan Kendi Berisi Air

Cerita Dongeng Anak : Gagak Yang Cerdik dan Kendi Berisi Air

"Horeee!" tiba-tiba gagak melonjak girang. "Ada air di dalam kendi ini! Akhirnya aku bisa minum!"

Gagak memasukkan kepalanya ke kendi itu untuk meminum air yang ada di dalamnya. Namun, gagak kesulitan. Permukaan air terlalu rendah sehingga paruh gagak tidak bisa menjangkaunya.

"Ah, padahal tinggal sedikit lagi," keluh gagak. Ia mengelilingi kendi itu sambil berpikir bagaimana cara mengambil air yang ada di dalamnya. Ia mencoba memasukkan kepalanya lagi ke dalam kendi hingga lehernya terasa sakit, namun masih tetap gagal.

"Aduh... aku harus bisa... aku harus mendapatkan air dalam kendi ini," tekad burung gagak. Setelah berpikir sejenak, ia mendapatkan ide. "Aku akan mencoba memecahkan kendi ini dengan paruhku."

Gagak mematuk-matuk kendi itu dengan sekuat tenaga. Namun, kendi sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda akan pecah. Gagak mencoba cara lain. Ia bermaksud merobohkan kendi itu. Dengan sisa - sisa tenaga yang ada, ia pun mendorong kendi. Tapi, kendi itu bergeming, tidak bergerak sedikit pun.

Kini burung gagak nyaris putus asa. Ia merasa sangat lelah dan haus. Tenaganya pun sudah hampir habis. Kerongkongannya terasa begitu kering. "Bagaimana ini?" batin gagak, bingung. Kondisi yang kritis itu memacu otaknya untuk terus berpikir. Tiba-tiba, sebuah ide cemerlang melintas di benaknya.

"Aha! Cara ini pasti berhasil!" seru gagak. Semangatnya bangkit, dan tenaganya seolah-olah telah kembali. Gagak mencari kerikil di sekitar situ, lalu memasukkannya satu per satu ke dalam kendi. Apa maksud si gagak melakukan hal itu?

Kerikil itu membuat permukaan air di dalam kendi naik. Semakin banyak kerikil yang ia masukkan, permukaan air di dalam kendi semakin naik. Dengan begitu, gagak bisa meminum.

Berkat kecerdikannya, gagak terselamatkan dari rasa haus yang menderanya.

 

Pesan Yang bisa didapatkan dari Cerita Dongeng Anak di atas adalah :

Saat menemui masalah, janganlah mudah berputus asa, sebab setiap masalah pasti ada jalan keluarnya.

Yang perlu kita lakukan adalah berpikir dengan tenang untuk mencari solusinya• Jangan lupa berdoa kepada Tuhan, memohon kepada-Nya agar kita diberi kemudahan untuk mengatasi setiap masalah.

Simpan

author

dongeng cerita rakyat adalah orang tua yang sangat yakin bahwa dengan membacakan dongeng untuk anak akan membuat ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak semakin kuat. Sebagian besar dari isi blog ini kami terjemahkan dari cerita dongeng dunia dan sebagian lagi merupakan legenda yang ada di masyarakat Indonesia. Jika anda merasa dongeng anak atau cerita rakyat yang ada di blog kami melanggar hak cipta, mohon bantuan untuk mengisi form dan informasikan cerita anak mana yang melanggar tersebut. Akan kami hapus pada kesempatan pertama.