Cerita-Cerita Anak : Domba dan Bulu Emasnya

2 comments 16316 views

Adik-adik tahukan bahwa sifat serakah itu tidak baik. Cerita anak kali ini akan menunjukan akibat buruk dari sifat serakah. Kakak yakin adik-adik semua bukan orang yang serakah kan.

Dongeng Cerita Anak Domba dan Bulu Emasnya

Cerita-Cerita Anak Domba dan Bulu Emasnya

Cerita-Cerita Anak Domba dan Bulu Emasnya

Seorang petani di sebuah desa kecil memiliki beberapa ekor domba jantan dan betina sebagai ternaknya domba-domba itu dirawat dengan sangat baik layaknya kasih sayang terhadap anaknya, suatu hari salah satu dari domba itu melahirkan lima ekor domba sekaligus sang petani melihat domba-domba itu dengan penuh rasa bahagia.

Domba-domba itu dirawat dengan sangat teliti mereka diberikan makanan yang bergizi dan susu terbaik dari ibu domba-domba tersebut setiap hari domba-domba itu diperlakukan dengan penuh kasih sayang hingga mereka tumbuh sehat dan kuat. Namun ketika mereka mulai dewasa salah satu dari ke lima domba tersebut sedikit terlihat berbeda domba itu memiliki bulu berwarna kuning emas yang berkilau.

Petani sangat girang dengan hadirnya domba yang berbulu emas itu petani itu mencukur bulu domba itu dan menjualnya di pasar dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan bulu domba biasanya, hampir setiap satu bulan sekali petani itu mencukur domba yang memiliki bulu emas itu. Suatu hari dia mulai berpikir jika dia bisa terus menerus menerus menjual bulu domba emasnya itu dia akan cepat kaya raya.

Dengan ambisinya ingin menjadi petani yang kaya raya dia lupa akan rasa kasih sayang yang dimilikinya itu. Petani hanya memikirkan domba berbulu emas itu dan menghiraukan domba-domba lainnya, Petani itu mengubah jadwal pencukuran domba berbulu emas itu dari sebulan sekali menjadi seminggu sekali awalnya tidak terjadi masalah namun beberapa minggu kemudian terlihat badan domba itu mulai terlihat kurus meskipun demikian petani itu tetap melanjutkan pencukuran domba itu seminggu sekali dan tidak memikirkan akibat dari perbuatannya.

Beberapa bulan kemudian domba berbulu emas itu jatuh sakit karena bulunya terlalu sering dicukur hingga setiap malam domba itu selalu merasa kedinginan bahkan nasib domba lainnya pun sangat memperihatinkan biasanya petani setelah menggembalakan dombanya hingga sore hari petani itu memasukan mereka kedalam kandang, namun sudah beberapa minggu domba-domba itu berada diluar kandang hingga akhirnya domba-domba itu terkena wabah penyakit.

Petani itu bingung kenapa hal seperti ini bisa terjadi kenapa domba-dombanya hampir semua jatuh sakit, dia sangat heran dan merasa tertekan dengan keadaan itu. Hingga akhirnya dia merenung di dekat padang sambil duduk dan meratapi nasibnya saat itulah petani sadar dengan perbuatannya. “Kenapa hal ini bisa terjadi kenapa semua domba-domba itu terkena wabah penyakit?” celoteh sang petani “Mungkin rasa kasih sayangku terhadap mereka telah berkurang, aku tidak lagi merawat mereka dengan sepenuh hati itulah kenapa sekarang domba-domba ku jatuh sakit. Aku menyesal telah melakukan perbuatan itu jika aku tahu akan terjadi seperti ini aku takkan melakukannya”. Renung sang petani sambil menyesali perbuatannya

Pesan Moral dari Cerita-Cerita Anak Domba dan Bulu Emasnya adalah keserakahan akan mendatangkan kerugian dimasa yang akan datang

author
dongeng cerita rakyat adalah orang tua yang sangat yakin bahwa dengan membacakan dongeng untuk anak akan membuat ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak semakin kuat. Sebagian besar dari isi blog ini kami terjemahkan dari cerita dongeng dunia dan sebagian lagi merupakan legenda yang ada di masyarakat Indonesia. Jika anda merasa dongeng anak atau cerita rakyat yang ada di blog kami melanggar hak cipta, mohon bantuan untuk mengisi form dan informasikan cerita anak mana yang melanggar tersebut. Akan kami hapus pada kesempatan pertama.